Sistem Digital Untuk Reservasi Restoran

Perkembangan teknologi selalu menyajikan konsep masa depan yang praktis dan dinamis. Demikian juga dengan sebuah konsep restoran masa depan yang telah dirilis oleh Recruit Advanced Technology Lab di Jepang. Konsep yang ditawarkan mencakup penggunaan kacamata pintar (smartglasses), augmentedreality (AR), antarmuka isyarat tubuh (gesture interface), pengenalan wajah pengunjung, penggunaan avatar, serta sistem pembayaran berbasis nirkabel (wireless payment).

Sistem Digital Untuk Reservasi Restoran

Saat ini, konsep yang ditawarkan masih berupa video dalam bentuk ‘restoran impian’ dilansir dari bali.tribunnews.com. Namun demikian, konsep yang ditawarkan berupa video ini telah diusahakan sedekat mungkin untuk menjadi sebuah realita. Sebagai contoh, penggunaan teknologi iBeacon dari Apple dalam konsep restoran masa depan ini.


iBeacon adalah teknologi yang diperkenalkan oleh Apple sebagai alat indoor positioning systems, yang memungkinkan alat berbasis iOS (atau alat lainnya yang kompatibel) untuk mengirimkan push notification ke alat berbasis iOS lainnya pada jarak tertentu. iBeacon yang berkomunikasi via Bluetooth dapat digunakan untuk memesan serta membayar tagihan pelanggan.


Sistem Digital Untuk Reservasi Restoran

Selanjutnya, iPad dapat dikoneksikan untuk menampilkan aneka gambar hidangan dan pengunjung cukup menunjuk jenis hidangan yang diinginkan dengan memanfaatkan teknologi Wii dari Nitendo. Belum cukup sampai di sana, sebuah sensor Kinect dapat digunakan untuk membantu alat lainnya dalam menampilkan pelayan restoran virtual.

Penggunaan teknologi iBeacon pada konsep restoran ini akan meningkatkan ketelitian lokasi tiap-tiap restoran, bahkan sampai ke tiap-tiap meja. Setiap meja akan dilengkapi dengan Bluetooh yang memungkinkan komunikasi iBeacon ini berlangsung. Menu ditampilkan secara digital, dan kita dapat memiilih apa yang kita suka, bahkan melihat pesanan-pesanan dari teman-teman Anda sebelumnya.

Konsep ini dapat terealisasi salah satunya dengan cara melibatkan media sosial yang terhubung ke aplikasi personal di tiap-tiap peralatan mobile pengguna, sehingga pengguna dapat menulis rekam jejak makanan yang telah dipesannya. Setelah selesai menikmati hidangan, pengunjung cukup menggeser layar tagihan dan selesai! Semua sudah terbayar!

Karena semua sistem pemesanan adalah digital, maka konsep segala tampilan di restoran juga digital, termasuk pelayan dan menu-menu restoran. Belum sampai disini. Sebuah smartglasses berkerangka Vuzix dengan tampilan trendi dapat dimanfaatkan oleh staf restoran untuk menghadirkan teknologi augmented realityyang berkomunikasi melalui iBeacon antara pihak restoran dan smartphone pelanggan.

Sistem Digital Untuk Reservasi Restoran

Smartphone pelanggan akan mengirimkan data ke pihak restoran mengenai menu kesukaannya. Selanjutnya, staf restoran dapat menampilkan menu-menu apa saja yang ditawarkan. Jika pengunjung bermaksud memilih menu favoritnya, maka pengunjung cukup menunjuk menu pilihan yang ditampilkan layar, atau dengan menggeser tangganya. Prinsip ini adalah penerapan  teknologi gesture recognition (pengenalan  isyarat tubuh). Panggilan pengunjung melalui bahasa isyarat akan menampilkan staf restoran, juga secara virtual.

Walaupun segala sesuatu adalah digital, namun makanannya bukan digital, lho! Makanannya adalah menu-menu unggulan restoran tersebut. Setelah pengunjung selesai menikmati hidangan, maka tagihan akan secara langsung dikirim ke smartphone pelanggan, dan selanjutnya pelanggan bisa membayar melalui smartphonenya.

Aplikasi melalui iBeacon memungkinkan pembayaran secara nirkabel, cukup dengan menepuk atau menggeser telapak tangan. Wah, menarik bukan? Demikian ulasan mengenai Sistem Digital Untuk Reservasi Restoran, semoga bermanfaat.

Referensi : bali.tribunnews.com 
Sumber foto : google.com